Apakah kalian sekarang ini sedang berburu mobil sedan premium, namun mempunyai budget terbatas? Kalian Tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak mobil premium bekas yang dijual di pasaran dengan harga yang kompetitif. Dan, salah satu mobil bekas yang layak diburu ketika Kalian butuh sebuah kendaraan mewah adalah BMW 520i. Dan anda bisa lihat tentang harga bmw 520i terbaru 2020.

Seri 5 telah memulai tradisi BMW dengan 3 digit nomor. Digit ke 1 yang mewakili model atau seri, dan 2 digit selanjutnya mewakili besaran kapasitas mesin dalam desiliter, yang mana menjadi pembeda utama. Abjad/huruf tambahan atau sebuah kata biasanya juga ditambahkan di akhir dari sesusun tiga angka tadi untuk menunjukkan jenis bahan bakar yang digunakan (bensin atau diesel), detail mesin atau transmisi, dan/atau jenis bodi. Huruf ā€œiā€ misalnya, mengacu pada definisi bahwa mesin pada kendaraan tersebut menggunakan sistem pasokan bahan bakar injeksi.

kembali lagi ke model BMW 520i, kendaraan ini merupakan model sport berkemampuan tinggi, yaitu M5, yang di Indonesia dipasarkan dengan nama demikian, selain model BMW 520iS. Mobil dengan kode E28 ini dihadirkan untuk menggantikan generasi sebelumnya dengan kode sasis E12 yang telah berkiprah selama 9 tahun.

Di awal kehadirannya, sedan ini tampil cukup beringas dan agresif. Perpaduan dengan tampilan yang terkesan lebih klasik, membuat mobil BMW 520i menjadi incaran para kolektor. Meski hadir pada era 1980-an, namun mobil ini sudah mengusung panel bersistem elektrik untuk melawan para pesaing saat itu, seperti Toyota Cressida maupun Honda Accord.

Untuk sektor jantung pacu, pabrikan Negeri Arya membekali mobil ini dengan mesin berkode M20B20, berkapasitas dua liter, 6 silinder segaris, 24 valve, SOHC. Hal tersebut, pada mobil BMW 520i dapat memberikan daya hingga 123 HP pada putaran 5.800 rpm, serta mencapai torsi puncak di angka 165 Nm pada putaran 4.500 rpm.

Dan pada tahun 1988, mobil BMW ini kembali merilis varian terbaru 520i, yang dapat sekaligus menjadi generasi ke 3 dari BMW Seri 5. Pada produksi tahun 1988 sampai 1990, mobil berkode E34 ini hadir dengan mesin M20B20, enam silinder, dua belas valve, yang dapat memberikan daya hingga 129 HP. Lalu, selang dua tahun kemudian, performa mobil ini diperbarui dengan penggunaan mesin M50B20, 4 valve, yang mampu menyemburkan daya hingga 150 HP.

Setelah seri E34, BMW kembali meluncurkan 520i versi E39. Mobil ini dihadirkan untuk mengisi posisi kosong antara BMW 523i dan BMW 528i, serta tampil cukup unik dengan desain eksterior yang membulat dan sebuah garis memanjang pada bagian tengahnya. Di pasar Indonesia, kendaraan tersebut hadir dalam rentang tahun 2001 sampai 2004.

Sekrang ini mobil BMW ini Sebagai salah satu produsen terkemuka, kecanggihan teknologi yang ditawarkan BMW memang tidak terbantahkan. Dan pada bagian interior, perusahaan telah melengkapi BMW 520i E39 dengan berbagai fitur canggih yang tidak dapat ditemukan pada mobil lain. Sayangnya, fitur yang terdapat di dalam mobil ini masih kalah dengan saudaranya yang berada di atasnya, seperti model BMW 525i atau BMW 530i.

Di bagian jantung pacu, pabrikan membekali model ini dengan mesin berkode M54B22, DOHC, enam silinder segaris, 24 katup, berkapasitas 2,2 liter, dan teknologi Double VANOS yang mampu membantu kinerja mesin menjadi lebih baik. Dengan modal tersebut, BMW 520i E39 mampu menyemburkan tenaga maksimal 170 HP pada putaran 6.100 rpm dan mencapai torsi puncak di angka 210 Nm pada putaran 3.500 rpm.