Sakit perut dapat menyerang anak baik ringan maupun tanda gangguan kesehatan yang lebih parah dapat dirasakan. Biasanya keluhan ini dapat terjadi sakit perut ringan dan sakit perut berat. Sakit perut ringan merupakan sakit perut yang dialami dengan gejala umum dan berlangsung dalam waktu singkat dan tidak terjadi berulang secara terus menerus, penyebabnya adalah konstipasi, kolik, depresi, kembung, alergi makanan, infeksi telinga, radang tenggorokan, kurang mengonsumsi makanan dan naiknya asam lambung. Sakit perut berat terjadi dalam waktu 24 jam dan semakin buruk yang disebabkan oleh tumor maupun kanker, keracunan timbal, hernia, infeksi saluran kemih, batu empedu dan susu buntu denganĀ obat sakit perut anak dapat diberikan.

Gejala yang dialami anak ketika sakit perut adalah sikapnya menjadi rewel, sudah menarik kaki, sudah makan, terlihat lesu, tidak berniat melakukan kegiatan, tidak minum maupun makan, sakit perut menimbulkan demam maupun muntah. Dalam kondisi serius dapat diwaspadai jika anak mulai menggosok bagian kanan bawah sebagai tanda gejala usus buntu, muntah yang terjadi lebih dari 24 jam dan warna muntahan kuningan terutama pada anak yang masih berusia kecil. Begitu juga dengan diare yang terjadi dalam waktu tiga hari atau diare dengan darah, demam tinggi walaupun sakit perut dengan tubuh normal, buang air kecil dirasakan sakit dan memiliki ruam pada kulit.

Berikut adalah penyakit sakit perut berdasarkan penanganannya:

  • Susah buang air dalam waktu empat hari hingga lebih akan membuat perut menjadi tidak enak dan merasakan nyeri, maka perlu memastikan anak mengonsumsi sayur dan buah, begitu juga dengan tidak memberikan anak makanan yang membuat tinja menjadi keras.
  • Gastroenteritis merupakan stomach flu yang terjadi pada lambung dan usus sebagai penyebab dari virus, dengan gejala kurang nafsu makan dan lemas, untuk penanganannya dengan cairan oralit dan menjaga asupan makanan maupun minuman supaya anak tidak mengalami dehidrasi dan jika anak tetap mengalami lemas maka sebaiknya kunjungi dokter.

Keluhan usus buntu dapat dirasakan oleh anak walaupun tidak secara spesifik dan biasanya anak akan merasakan sakit sekitar pusar, kembung, merasakan mual dan muntah hingga demam. Jika sudah memasuki gejala ini maka diperlukan operasi pengangkatan untuk usus buntu yang sedang merangsang. Gas di perut dapat terjadi jika proses pencernaan tidak berjalan lancar dan membentuk gas penyebab nyeri perut dan penanganannya adalah mengurangi makanan dan minuman penyebab gas berlebih, mengajari anak duduk di toilet selama 5 menit di toilet setiap harinya.

Berikut adalah obat alami untuk sakit perut anak diantaranya:

  • Teh peppermint yang memiliki mentol memiliki kandungan anelgesik alami yang mampu mengatasi rasa mual dan menjaga kesegaran napas sehingga sakit perut dapat tenang, dengan cara dimasukkan dalam teh panas atau mengunyahnya langsung maupun menjadi bahan makanan.
  • Yogurt untuk membantu sistem pencernaan dengan tidak menambahkan gula, mengonsumsinya setiap hari dengan pelengkap makanan sehat sebagai pencegah dan pengobatan untuk sakit perut.

Obat sakit perut anakĀ alami dengan mengompresnya dengan air hangat pada botol atau handuk, tekanan suhu hangat pada perut akan meringankan perut yang tegang dan lebih rileks. Air tajin merupakan air dari penanak nasi dengan menuangkan air tajin dalam cangkir lalu menambahkan madu untuk meredakan peradangan pada perut anak. Air lemon hangat untuk memperlancar pergerakan sistem pencernaan dan jangan menggunakan gula melainkan madu sehingga tidak akan memberikan efek lain di perut anak.