Lomba Drumband untuk Anak, Bukan Sekedar Kompetisi

  • 2 min read
  • Aug 09, 2020
Lomba Drumband

Setiap anak terlahir dengan bakatnya masing-masing. Dengan setiap bakat yang dimilikinya, anak berhak mendapatkan support dari orang tua untuk mengembangkannya. Mengarahkan anak untuk mengembangkan bakat yang dimiliki adalah salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh orang tua. Ada banyak kegiatan yang dapat menjadi wadah untuk mengembangkan bakat anak. Jika putra putri Anda memiliki kelebihan dalam bermain musik, mengikutkannya dalam grup drumband bisa jadi pilihan tepat. Tidak hanya lomba drumband yang bisa diikuti, berbagai kegiatan menarik dan melatih kepercayaan diri pun akan didapat disini. Berlatih drumband juga akan memberikan banyak pelajaran berharga bagi anak Anda.

Drumband bisa jadi tempat yang tepat untuk menyalurkan waktu luang sekaligus mengembangkan bakat anak. Dalam kegiatan drumband, bakat seni terutama seni musik anak akan terus diasah oleh para pelatih yang kompeten. Selain musik, di dalam drumband anak juga akan diajarkan banyak hal seperti kedisiplinan, percaya diri serta kepercayaan terhadap rekannya. Hal-hal seperti inilah justru yang sangat diperlukan oleh anak kelak, meskipun tetap pengembangan bakat anak adalah hal yang utama. Selanjutnya, ketika anak Anda sudah siap dan memiliki progres yang baik, para pelatih akan memilih untuk kemudian diikutkan dalam lomba drumband baik untuk pemula maupun yang sudah profesional. Dalam proses inilah anak akan diajarkan tentang kedisiplinan dalam berlatih untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Selain itu, anak Anda juga akan dilatih untuk saling percaya kepada sesama temannya. Karena sejatinya dalam bermain musik di sebuah  grup drumband, kepercayaan adalah kunci utama.

Maksud dalam pengikutsertaan anak dalam lomba drumband bukan hanya tentang menjadi juara. Dalam setiap kompetisi, tak terkecuali drumband, menjadi pemenang sejatinya bukanlah tujuan utama. Dengan diselenggarakannya perlombaan, diharapkan anak akan memiliki semangat dan jiwa kompetisi yang tinggi. Jiwa kompetisi itulah yang kemudian mendorong anak untuk memiliki semangat berlatih agar menjadi yang terbaik. Dengan semangat kompetisi itu juga, mau tak mau anak harus berani tampil dengan percaya diri di hadapan orang banyak.