Ini Alasan Mengapa Penyakit yang Kritis Perlu Asuransi

  • 2 min read
  • Nov 25, 2020
Ini Alasan Mengapa Penyakit yang Kritis Perlu Asuransi

Kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan selama kita masih hidup. Apalagi di zaman yang serba modern seperti sekarang, teknologi kesehatan sudah semakin maju. Segala jenis penyakit bisa ditangani secara tepat menggunakan teknologi kesehatan modern. Tetapi Anda harus memikirkan, apakah penyakit yang kritis perlu asuransi atau tidak. Karena untuk pengobatan penyakit kritis pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Mengenal Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis adalah salah satu jenis asuransi yang mengurusi kesehatan. Mungkin sudah tidak asing dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa yang sudah ada sebelumnya. Asuransi penyakit kritis merupakan jawaban dari keluhan masyarakat atas tingginya biaya perawatan penyakit kritis. Dengan menggunakan asuransi penyakit kritis, diharapkan bisa meringankan biaya perawatan.

Beberapa contoh jenis penyakit yang dikategorikan sebagai penyakit kritis antara lain, penyakit jantung, stroke, kanker, gagal ginjal, dan diabetes. Penyakit-penyakit kritis tersebut apabila tidak segera dilakukan perawatan akibatnya bisa sangat fatal. Jika sudah mencapai angka stadium atas, kemungkinan seseorang untuk sembuh dari penyakit sangat kecil.

Asuransi penyakit kritis terjangkau dapat membantu menutupi biaya perawatan. Biaya perawatan atau pengobatan untuk penyakit kritis memakan biaya yang cukup besar. Asuransi bisa Anda gunakan untuk menutupi besarnya biaya pengobatan. Selain itu, dana asuransi juga bisa untuk mengganti uang pemasukan dari pekerjaan yang ditinggalkan selama menjalani perawatan. Pihak penyedia asuransi memang membebaskan pemegang polis untuk menggunakan dana santunan asuransi sesuai kebutuhan.

Sedangkan, untuk pemberian santunan dari asuransi penyakit kritis, biasanya diberikan kepada pemegang polis dalam jumlah yang sudah sesuai dengan ketentuan. Dana santunan diberikan kepada pemegang asuransi ketika dalam keadaan masih hidup. Pemegang akan mendapat dana asuransi saat penyakit kritis masih pada stadium awal atau ketika penyakit kritis sudah mencapai stadium akhir.

Jadi jika dilihat dari kegunaannya, asuransi penyakit kritis sangat berbeda dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Asuransi jiwa dapat cair dan diberikan hanya ketika penanggung sudah meninggal dunia. Sedangkan untuk asuransi kesehatan, penanggung hanya bisa menggunakannya bentuk perlindungan penyakit bukan kritis.

Alasan Penyakit yang Kritis Perlu Asuransi

Asuransi penyakit kritis jelas mempunyai perbedaan dengan asuransi kesehatan yang diberikan pemerintah, terutama pada manfaatnya. Asuransi penyakit parah memiliki beberapa manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh pemegang polis. Berikut adalah beberapa alasan penyakit yang kritis perlu asuransi.

  1. Dapat Menjadi Solusi saat Tidak Bekerja

Saat menjalani perawatan atau pengobatan, maka seseorang tidak dapat bekerja. Secara otomatis tidak ada pemasukan dari bekerja. Asuransi penyakit kritis dapat membantu penanggung untuk menutupi biaya pengobatan yang biasanya tidak sedikit.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari karena tidak bekerja, bisa menggunakan uang tabungan. Asuransi penyakit kritis bisa menjadi solusi di saat tidak ada pemasukan, karena dapat membantu agar tetap mencukupi kebutuhan hidup .

  1. Membuat Kondisi Keuangan Tetap Stabil

Meskipun iuran asuransi penyakit kritis lebih besar daripada asuransi kesehatan, namun ternyata mampu membuat kondisi keuangan di saat sakit tetap stabil. Seseorang yang menderita penyakit kritis dan merupakan tulang punggung keluarga, jika tidak menggunakan asuransi ini maka dapat dipastikan kondisi keuangannya tidak stabil.

Akan berbeda jika menggunakan asuransi penyakit kritis. Ketika tidak bisa bekerja, seseorang tetap bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Dia akan mendapat dana dari penyedia asuransi untuk membayar biaya pengobatan dan sisanya bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya.

Dari pembahasan yang cukup jelas ini, bisa kita simpulkan bahwa penyakit yang kritis perlu asuransi. Anda bisa memilih penyedia jasa asuransi khusus penyakit kritis yang sudah memiliki reputasi baik di kalangan masyarakat.